Archive for the “Internet” Category

Dunia sudah gila

Ngantuk dan mo mampus, tapi ga mau bobo. Mo ngelantur ga mau cape (ngelantur jg pake tenaga bozz..). Daripada goblok, mendingan buka detik.com dengan berita-berita yang (dulunya) bermutu. Gimana ga “dulunya”, detik.com skrg lebih banyak diwarnai oleh berita-berita tolol dan ga penting. Terutama pas kasusnya Ryan. Bagi yg ga tau, Ryan itu serial-killer who happened to be gay. Lumayan jg sih Indo, udah ada serial-killer baru. :lol: . Nah berita Ryan ini saking meledaknya, detik.com mulai publish berita-berita ga penting dengan headline yg kadang tolol. Contoh headline: “Ryan tidak mau cuci baju sendiri”, atau “Ryan kagum dengan Habib Rizieq”…walahhh ini media harusnya mbok dibuat yg serius, bukannya jadi dolanan. Editornya harus digeplak nih.

But still, ada beberapa berita yang saking bego jadi malah lucu. Barusan ada 2 berita yang bikin gw ngakak abis:

1. Masi ingat Sumanto kanibal? Nah…skrg si “penikmat segala” :evil: ini sedang menjadi pengamat seni dan didaulat sebagai pembuka acara pameran lukisan. Seni dan ketidakwarasan kok sepertinya dipaksa sejalan? Baca cerita selengkapnya disini.

2. Seorang kakek 70 tahun bertindak tidak senonoh kepada seekor sapi betina. Sebagai penetralisir, sang kakek dan sang sapi dibuang ke tengah laut. Yg si kakek cuma dibuang bajunya aja, sedangkan si sapi ditenggelamkan ke laut. Ibarat pengadilan, ini malah sang korban yang dijatuhi hukuman. ….but….kok bisa sih ma sapi? trus si sapi kok bisa diem aja? Lihat fotonya disini.Meski gw kasihan ma sapinya, tetap aja ngakak ga keruan2 :lol: .

ehh…btw gw udah ngantuk lg dink…cabs dolo…zzzzz duniaa ueewwdannn…..

October 21, 2008 Posted Under: Daily Life Crap, Interesting Things, Internet   Read More

Sheldon Archer, a 72 years old British and he really IS an opportunist

Disclaimer: Article is contained with pure general opinion, which the author doesn’t f***** care if someone got the message.

I was up all night yesterday and the least thing I can do at 5 AM in the morning was online. So I went blog-walking and stop by at anotherfool and there was a big headline on his latest post, which I assume quite intense “Bandot Tua, Jakarta Post dan Indonesiaku Yang Malang”. I read and I was quite shocked with the article itself. I feel anger and somehow embarrassed.

I’ll make it short:

Heldon and Yuyun ArcherOn 29 April 2007, Jakarta Post – English Newspaper based in Jakarta – wrote about a British guy who married to a local girl at Probolinggo, Easy Java. Sheldon Archer, 72 years old and Yuyun 23 years old was married for 3 years and have a good life (according to them..). Duncan Graham, the contributor tried to open up a slice about what exactly makes Sheldon Archer left his life in London and come to Indonesia.

Thanks to Duncan Graham, he did a pretty good job, but unfortunately makes me furious to this old-hag, rather give a sympathy for his interest on Indonesia itself. Here some quote of the quotation from Jakarta Post:

For Yuyun is 23 and Sheldon is 72. To save you the job of scrabbling for the calculator, that’s almost half a century of difference. “I married a child,” said Sheldon. He said he hasn’t been wed before, but has had other partners. He also has a daughter in the U.S.; Yuyun has inherited a stepchild two years older than herself.

I am (Gerry) have nothing against grandpa married a young woman. To be frankly, they do like each other (i think..) and look quite happy and satified (i bet..). And there he goes:

Let’s face it; every middle-aged man has a fantasy of making it with a young girl — just ask Bill Clinton. Here in Indonesia fantasy can become fact.”

For a 72 years old man, talking shit like that, on the newspaper. I don’t get it. For a person who married a girl with east culture, apparently he doesn’t have any clue about the culture itself. First of all, he is not Bill Clinton and not a middle-aged man.

What makes me even angrier was when I read that this couple currently act like a Cupid. They run an online dating service and provide information about a local girl to Westerner over the internet who are looking for women to be married (i put it in a nice way here..). Check the site here @ www.an-asian-wife.com.

Okay before going any further with this, check out the description of the site. It stated:

Once we arrive in Probolinggo, my wife Yuyun will introduce you to drop-dead, gorgeous women from villages and small towns who just love Caucasions; don’t care much about your age or financial status and who will love you as a person, not as a meal ticket. Imagine walking down the street or through a store where all the women smile and wave at you, wanting to meet you. Would you like a wife who never complains, nags or refuses sex? One who devotes her life to making you happy?

Maybe this couple wasn’t took their time for a better URL for their site, www.slave-4-u.com might be better. I just can’t remember the term for a person who provide girls to a stranger, anybody wanna remind me?

I’ll take one of the girl as the example:

Ana Fauziah

Date of birth: Aug 11 1992
Height: 156cm
weight: 40 Kilos
Religion: Moslem
Occupation: Student
Status: Single no child
Language: Indonesian
Phone: Yes
Email: Yes, via a friend
Preferred age: 25 to 45

Qualities
Although I am very young
I would like a serious relationship
with a western man and
would like to marry in a couple of years
I love swimming and would like to travel

Looking for
A nice man from the west
who would like to spend all his
time with me

quite outrageous, I would say. Does her parents know about this? or regarding to her age, is it legal? or maybe the younger the better?

The BIGGEST QUESTION actually how low Indonesia have been sinking?

Yea..yea, this guy might be out of his mind or something. But what happened to a faithful married? to love? to common-sense at least..?

Or maybe now it’s all about “married a potential-big-pocket-Westerner-love-i-don’t-care” ?

For some reasons, the teenagers-girls-women on the list of Sheldon Archer’s list can’t be blamed. It’s all about opportunity. Indonesia, which 20 % of the population still lived under the poverty line, is forced to take any measurement to break the line any possible way. And the women from this community wouldn’t mind to marry as soon as possible. From this Sheldon case, we can see how some narrow-minded and uneducated women could end up to.

Maybe I am more embarrassed rather than angry, but I just can’t stand that Indonesian being treated like a commodity.

Related Link:

- The Article by Jakarta Post itself

- “Bandot Tua, Jakarta Post dan Indonesiaku Yang Malang” by Anotherfool

- “Sheldon and Yuyun Archer” by IndonesiaNow Blog

- “They’d call me a dirty old man” by Maverick

May 8, 2007 Posted Under: Interesting Things, Internet, People   Read More

Copyscape

Additional tool to support the campaign by Bang JAF, which I posted here before (read here).

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

one of the banner will look like this one here, quite cool though. Copyscape has some options on banner color if u don’t find this one good enough lol. Now they know how to detect plagiarism, so attribution guys…like what have been supported by Creative Commons all along.

at the end of this post, Copy as Much as U Like…but Give Credit to your source.

ops…how Copyscape work? just type the URL of desired website on the URL space on Copyscape, and there comes the list of the original source….(if they copy-paste it I guess).

April 10, 2007 Posted Under: Internet   Read More

AGLOCO, surfing internet dibayar dollar (totally not scam..)

Hari ini tanggal 1 April 2007, tapi artikel ini sama sekali bukan hoax dan bukan main-main. Bagi yang merasa tulisan ini kemungkinan menipu dan tidak bisa dipercaya, silahkan skip dan baca postingan gw yg lain. Ini murni cuma informasi yang gw rasa perlu untuk disebarluaskan.
agloco_gambar6.gifMemang sepertinya ga aneh lagi kalo ada advertisement yang menyatakan bahwa product mereka terbukti ampuh buat menjaring uang dan sebagai2 nya. Tapi sepanjang sepak terjang gw di jagad maya, hanya sebagian kecil yang betul2 bisa dipercaya. Kebanyakan malah hanya janji manis ga mutu, tapi pertanyaan yang paling tepat adalah “Bagaimana gw tahu kalau ini bukan scam/ tipuan/ pembodohan perilaku para pengguna internet?

Ada beberapa alasan:

1. Kalau soal cari mencari informasi dalam dunia internet, gw cukup kritis dan “rajin”. Sepanjang pengamatan gw blom ada satupun yang mengkonfirmasi bahwa AGLOCO adalah sebuah produk ecek2 dan ga bisa diandalkan.

2. Secara psikologis (mungkin tidak bisa diandalkan karna gw bukan seorang psikolog) bahwa adalah riskan bagi sebuah perusahaan untuk melakukan promosi secara besar-besaran dengan mengandalkan produk nihil. Dan AGLOCO adalah salah satu perusahaan yang melakukan promosi yg luar biasa (kalau ga mau dibilang berlebihan) untuk produk yang masih dalam tahap pre-launching. (baca ini)

3. AGLOCO ditukangi ma Ray Everett-Church (salah seorang di belakang anti-spam technolgy) sebagai development team member. Doesn’t it tell us something?

4. Bill Gates, mas tukang komputer dan Chad Hurley, tukang video YouTube sudah menyatakan pandangan mereka tentang AGLOCO. Klik disini atau disini.

Sekedar informasi gw klik sana sini selama 6-7 jam hanya untuk meyakinkan bahwa artikel ini layak buat gw tulis dan dibaca oleh orang lain.

Apakah itu AGLOCO?

AGLOCO adalah reinkarnasi dari AllAdvantage yang sampai pada tahun 2001 berhasil membayarkan sebesar 12o juta US Dollar pada para usernya. AGLOCO™ adalah network ekonomi berbasis internet yang pertama, yang memungkinkan kita untuk menikmati share dari internet. Iklan, merchant, dan bisnis lainnya saat ini membayar banyak pada suatu perusahaan yang dapat membawa orang-orang seperti kita untuk mengunjungi situs mereka serta melakukan transaksi. Dengan AGLOCO™, mereka akan membayar kita. AGLOCO™ juga sebagai komunitas global dari pengguna internet dimana member aktif akan dibayar untuk seluruh aktifitas onlinenya. Dengan download teknologi Viewbar yang cocok, member mendapat keuntungan yang banyak. AGLOCO™ juga membayar membernya untuk mereferensikan temannya pada komunitas ini, hingga 4 level.

gini aja biar simple, cara kerjanya menurut gw kemungkinan besar sama dengan Adsense-nya punya Google. Bedanya user bukan dibayar dari aktifitas klik iklan seperti punya Google, melainkan aktifitas keseluruhan di internet itu sendiri. Sebagai user dari AGLOCO kita cuma perlu download dan install Viewbar punya AGLOCO dan browsing internet, cuma itu. Dan yang juga penting adalah mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama yaitu untuk join di AGLOCO. Dan secara pribadi gw mengasumsikan sebenarnya AGLOCO menggunakan sistem pyramid.

Dibawah ini tampilan browser setelah ditambah dengan Viewbar yang akan muncul dibawah browser, entah Firefox, IE atau Opera.

Agloco Viewbar

Sekarang Viewbar milik AGLOCO masih dalam tahap pre-launching dan blom bisa didownload dan dikabarkan bahwa akan siap untuk digunakan antara tanggal 2 April – 16 April 2007. Gw tadinya ragu buat gabung karna gw pikir toh produknya blom ada (masih tahap pre-launching..), tapi setelah dipikir-pikir ada bagusnya jg, paling ga gw bisa meningkatkan network gw dan setelah waktunya nanti bisa sedikit lebih gampang.

Sedikit lebih realistis, kenapa gw gabung ke AGLOCO?

1. Gw ga bayar apa-apa dan ga bakal kehilangan apa-apa

2. Modal gw cuma mouse, komputer dan sebuah email yang aktif

3. Gw online hampir rata-rata 12 jam sehari, jadi kalo gw dibayar untuk itu, knapa ga?

4. Gw ga berencana menjadi AGLOCO sebagai mata pencaharian, jadi totally nothing to lose.

5. Web 2.0, user generated content, bahwa internet sudah memulai evolusinya menjadi lebih menganggap kita bukan lagi user tapi lebih sebagai contributor. Bisa jadi ini jawabannya, mungkin…

6. Uang gratis, walaupun byk yg skeptis, namanya tetap aja uang gratis…

Dan bagi yang ingin gabung:

==> Klik disini buat join ==> ikutin aja langkah2-nya buat daftar ==> dan selagi menunggu Viewbar dari AGLOCO, rekomendasikan kepada yg lain. “Too good to be true?” gw jg pikir begitu sejujurnya, tp liat aja nanti. Kalau ada yang kurang jelas, email ke gemawan_w@yahoo.co.id atau msn ke numb_lockz@hotmail.com.

Info penting lain tentang AGLOCO:

=> AGLOCO CompanyBlog

=> AGLOCO launched at November 2006

=> Komunitas AGLOCO Indonesia

=> Pertanyaan tentang AGLOCO (Bahasa Indonesia)

April 1, 2007 Posted Under: Blog, Interesting Things, Internet   Read More

Kecewa dengan Singcat.com (a painful lesson..)

Aktivitas blogging bulan ini memang rada terhambat (dengan menyesal mengatakan hehe). Bukannya gw malas nge-blog, tapi karna akhir2 ini begitu banyak kejadian yg bikin gw bingung sendiri mo tulis darimana. Mang hidup gw yang tenang2 aja akhir2 ini, ada aja yang bikin ga enak.

Berikut salah satunya:

Another things lead to another, akhirnya sebulan yang lalu gw memutuskan buat mencoba menghosting blog gw ini ke hosting bayaran. Jadi maunya sih nantinya blog gw ini menjadi www.******.com dan bukan lagi www.*******.wordpress.com. Sesuai dengan nasihat dari Mas Didats yang mengatakan bahwa CMS yang lebih luwes dalam hostingan sendiri (KomputerAktif edisi Nov 2006), akhirnya gw mulai hunting web-hosting. Pertimbangan gw sebagai seorang “student di daerah perantauan dengan budget terbatas dan mampunyai nasionalisme yg cukup tinggi” akhirnya memilih Singcat buat meng-hosting blog gw ini.

Pertama-tama gw mulai nanya deh ke Singcat tentang service mereka bla bla bla dan dijawab:

Date: 2007-02-20

Hello gerry,

1. Tidak akan ada gangguan patas perubahan IP.



2. Untuk paket anda, kami sarankan untuk menggunakan paket premium USA


dimana mudah dan cepat diakses dari Indonesia maupun dari luar


Indonesia. Silahkan mulai dari sini


http://order.singcat.com/hsignup.php?pt=&plan=Premium_USA_A



3. Untuk pembayaran, silahkan anda atur, mau transfer dari Bank di


Malaysia ataupun bisa anda nitip ke keluarga anda yang ada di Indonesia,


yang penting masuk ke rekening kami.



Dengan tujuan rekening:



BCA


A/N SINGCAT


No. Rek: 458-024-3016


Cabang Bursa Efek Jakarta



MANDIRI


A/N SINGCAT


No. Rek: 104-000-401-6528


Cabang Bursa Efek JakartaApakah anda sudah punya domain? Jika belum


anda harus bayar Rp. 385.000:


- Hosting premium USA A Rp. 300.000


- Domain Rp. 85.000.



Kami tunggu kabarnya.



Regards,



Administrator


Singcat Network



==============================================================


Original Request:



to singcat admin,


saya tertarik dengan layanan anda yang menawarkan fantastico dalam


fitur layanan singcat. Saya sekarang berada di malaysia sebagai seorang


mahasiswa disini. Yang ingin saya tanyakan:



1. Apabila saya kembali ke Indonesia apakah nanti akan ada gangguan


disebabkan berpindahnya IP address?


2. Apakah layanan yang anda sarankan untuk sebuah blog. Ini bukan blog


untuk urusan business, hanya personal. Dan tambahan saya memiliki lebih


kurang 50-80 guest sehari dan berencana meningkatkan pengunjung.


3. Kebetulan saya di Malaysia, apabila saya ingin melakukan pembayaran


terhadap layanan anda, bagaimana caranya? Saya tidak memiliki kartu


kredit, hanya tabungan di salah satu bank di Malaysia



Terima kasih,



gerry

Ok…dari sini sih kelihatannya lancar-lancar saja dan tidak ada gangguan. Jadi gw putuskan menggunakan jasa Singcat. Gw order di website singcat dan gw mulai order dan mengirimkan sejumlah uang melalui Public Bank Malaysia ke BCA cabang Bursa Efek (ditambah ongkos transfer RM 30…Pokoknya kalo ga salah semuanya berjumlah antara 160-180 Ringgit Malaysia). Dan pihak bank juga mengatakan kalo transfer biasanya makan waktu sekitar 3 hari. Setelah gw tunggu selama seminggu lebih kurang, gw mulai binggung karna status domain gw di Singcat masih dalam status “pending” dan “payment not complete”. Gw langsung kirim email ke Singcat dan menanyakan pembayaran gw.

Date: 2007-02-27
Hello gemawan w,


Sampai saat ini kami belum menerima pembayaran anda, silahkan diperiksa

kembali.


Regards,


Administrator

Singcat Network


==============================================================

Original Request:


dear singcat,


saya ingin menanyakan tentang pembayaran yang saya lakukan pada hari

kamis minggu lalu dari Public Bank Malaysia. Apakah transfernya sudah

diterima? Pegawai bank-nya mengatakan kalau transfer itu akan sampai dalam

3 hari kerja. Terima kasih.


Regard,


gemawan w

dan setelah beberapa hari karna masih ga ada perubahan gw ngirim email lagi ke Singcat (catatan: gw sudah konfirmasi ke Public Bank bahwa tidak ada feedback balik dari BCA, menandakan bahwa rekening sudah benar dan gw juga sudah cek ulang nomor rekening yang tertera dengan yang gw tulis di alamat penerima), guess wat? gw dikasi jawaban yang sama dan jujur gw dah mo marah. Gw marah karna:

1.  Gw sudah melakukan pembayaran secara detail dan menanyakan langsung ke Public Bank tentang prosedur pembayaran, jadi ga ada masalah nantinya.

2.  Terus terang kesal dengan Singcat yang sepertinya ga peduli dengan pelanggan (kecuali uangnya mungkin..). Sampai saat ini blum ada email dari singcat yang mananyakan pembayaran gw yg blum complete, seharusnya Singcat bisa track pembayaran atas order mereka dan mengirimkan email reminder.

3. Kesannya gw salah dalam memilih hosting, padahal pada awalnya mo milih hosting luar, tapi berhubung mahal akhirnya gw milih Singcat. Next time mungkin gw harus nyari hosting luar saja.

Setelah sebulan akhirnya gw merelakan kepergian uang gw lebih kurang RP 400.000,00 ( ke lauuutttt….). Pertama kali gw deal sama hal kaya gini, langsung kena batunya. Kesal dan kecewa, tapi masih ngbet pengen punya hostingan. Semoga aja ada yg ngasi masukan….

March 31, 2007 Posted Under: Daily Life Crap, Internet   Read More

Pandora: The Internet Radio

Jangan salah sangka dulu, Pandora yang dimaksud disini bukan kotak Pandora dalam legenda Yunani. Kalau di dalam legenda, kotak Pandora itu kotak yang menyimpan segala jenis sifat negatif di dunia…nahhh kalau Pandora, the Internet Radio itu “kotak digital” menyimpan kumpulan lagu-lagu yang bisa dinikmati online (ga perlu beli..!!).

Pertama kali dengar tentang www.pandora.com ini dari bapak yang lucu ini, tapi dari kemaren gw cari postingan lama beliau kok ga ketemu-ketemu. Pokoknya bapak yang juga aktif dengan blog radio online-nya inilah yang sudah mengenalkan Pandora ma gw.

Apa, siapa, dimana, kenapa, kapan, bagaimana? semua gw jabarin sebisanya disini.

Di tahun 2000 sebelum ada Pandora.com, Tim Westergren lulusan Stanford University beserta tim-nya mengembangkan Music Genome Project. Project ini dipergunakan untuk menganalisa karakteristik musik dan memilah-milah dan secara teori beliau ini menyatakan bahwa setiap musik itu memiliki “DNA” sendiri-sendiri (lebih kurang sama seperti genre..).

Dan apa pula Pandora.com itu? Pandora.com lah yang menjadi wadah percobaan Music Genome Project itu. Dengan seorang user meng-input lagu/artis kesukaan-nya ke dalam Pandora.com, Music Genome Project-nya dengan sendiri nya menganalisa lagu/artis tersebut dan memainkan lagu yang kira-kira memiliki aspect musical yang sama dengan lagu/artis tersebut.

Misalnya: kebetulan gw suka lagu dari Franz Ferdinand…jadi gw masukin Franz Ferdinand dalam input artist (bisa juga salah satu lagu dari artist yg bersangkutan..). Music Genome Project kemudian menganalisa lagu tersebut dan mengeluarkan beberapa lagu dari koleksinya yang mirip dengan lagu Franz Ferdinand. Di list lagu itu diantaranya ada Capitol City Dusters, Ash dan Franz Ferdinand sendiri. Jujur aja, beberapa band yang lain gw ga pernah dengar namanya, tapi jangan kecewa dulu bozz…gw buktiin sendiri kalo Pandora.com memang ampuh, 90% lagu outputnya mirip dengan lagu yang mau.

Kelebihan lainnya? Karna Pandora.com adalah project bertema radio online, kita bisa membuka beberapa station yang berbeda-beda berdasarkan selera musik.

Pandora.com

Gambar diatas itu (click gambar tuk perbesar), pandora.com gw dengan beberapa station yang berbeda. Diantaranya: Metallica, Bowling for Soup, May it be-nya Enya, In the waiting line-nya Zero 7 dan Foo Fighter. Setiap gw klik salah satu station di atas, Pandora.com bakal maenin lagu yang mirip sesuai station yg dipilih. Jadi kalo gw lagi semangat, gw mo denger lagu yg mirip ma Foo Fighter dan kalo lagi ngantuk, gw dengerin lagu yang mirip ma lagu-lagunya Enya.

Pandora.com bisa dinikmati dengan gratis ampe kuping budeg dengan satu syarat, cukup sign-up (daftar) dan masukin alamat email…bla bla bla, pokoknya gitulah..kalo yang udah punya email pati tau prosedur-nya. Kalo udah daftar, tinggal sign-in ke Pandora.com dan mulai bikin station sendiri. Selamat menikmati…

NB: Artikel ini bukan promosi, propaganda atau bahkan kampanye. Selain ga dapat persenan dan uang lelah…tapi cuma merefleksikan bahwa Music Genome Project itu karya jenius. Paling ga buat gw, penikmat musik yang udah rada budeg ini hehe…

hey…gw baru aja masuk station Foo Fighter dan si Pandora langsung maenin lagu Nickelback…haha this thing here really know me…founder-nya kayanya masuk surga nih

February 9, 2007 Posted Under: Internet, Music   Read More

saat Enya ga bisa lagi jadi lagu nina bobo

Udah hampir jam 6 pagi tapi gw masih ga bisa tidur, mungkin karna kebanyakan minum Nescafe Gold nih. Kalo gw paksain tidur skrg, kelas gw jam 11 bakalan ke-skip ma gw, jadi ga putuskan untuk ga tidur aja hehe. Padahal sudah dicoba pake segala cara buat bikin gw ngantuk, dari denger lagu-lagu nya Enya sampai dengar gitar solonya John Petrucci di lagu Glasgow Kiss-nya. Tetap aja mata gw ga mau kompromi sampe sekarang. Badan gw aja udah ngos-ngosan ngikutin kebiasaan mata gw yang susah sekali buat ditutup ini.

Jadi buat bunuh waktu gw buka Kaskus , forum yang bisa dikatakan yang terbesar milik Indonesia. Dari segala macam diskusi, sampai jual beli antar anggota ada disini. Jangan pikir cuma sebatas Indonesia atau Asia Tenggara, karna Kaskus punya regional sendiri: Australia, Amerika, Eropa, pokoknya semuanya. Gw udah jadi anggota Kaskus sejak tahun 2003 dan masih banyak forum yang belum gw jelajahi.

Jujur, dulu gw gabung Kaskus cuma buat ngeliat yang bokep-bokep aja hehe. Sama sekali ga ada intention buat buka yang lain, taunya juga dari teman yang udah lama jadi Kaskuser sejati. Sekarang? Walaupun masih menyempatkan diri membuka yang aneh2, tapi sekarang waktu browsing Kaskus gw tersita buat memperhatikan Forum Fight Club nya punya Kaskus. Ini bukan fight beneran, seperti pukul-pukulan atau tendang-tendangan. Sejak tau sub-forum yg ini, gw langsung jatuh cinta dan addicted to it. I’ll tell you the reason later.

Trus apa itu Fight Club? Fight Club adalah sub-forum yang diperuntukkan bagi mereka yang kritis (terlalu kritis malah…) dalam memandang suatu pokok persoalan, dalam arti menyatakan secara gamblang apa dalam pikiran mereka dengan maksud memanaskan diskusi tersebut (kalo ga mau dibilang memanaskan situasi yg udah panas..). Disini loe bisa nge-bahas topik-topik yang jarang dibahas secara terbuka dan juga memungkinkan untuk menghina satu sama lain. Jangan kira hinaan yang ada di dalam forum ini masih dalam tahap kewajaran, karna sepanjang pengamatan gw…hinaannya sudah di luar batas. Cukup dibaca aja loe bisa marah dan mencak2. Topik-topiknya berkisar agama, ras, kepercayaan, teori konspirasi, isu pemerintahan dan topik sensitif lainnya. Saran dari gw: Berkepala dingin dan tetap objektif itu penting.

Sejauh ini sih gw belum pernah kepancing buat meledak dan mem-posting sesuatu yang berkesan subjektif dan idiot. Kenapa gw suka Fight Club? Karna disitu gw bisa dapat informasi yg ga pernah tau sebelumnya dan bisa mengerti pandangan beberapa orang tertentu tentang masalah yang spesifik. Yang gw ga suka cuma ada beberapa orang yg sepertinya dengan sengaja memncing di air keruh dan mem-posting sesuatu yang memancing orang lain berkomentar dengan nada bodoh dan seperti tidak berpendidikan.

Satu lagi yang gw pelajari dari Fight Club nya Kaskus, sepertinya ada peraturan ga tertulis bahwa there is no such thing as polite manner. Jadi jangan menyangka kalo loe nulis yang bersifat netral dan sopan akan dibalas sopan juga, bisa dimaki-maki malah.

Kalo tertarik mo gabung dengan Kaskus, cukup kunjungi situsnya dan register . Ga susah kok dan masih banyak sub-forum lainnya, seperti Jual-Beli, Poetry, Supranatura dan lain-lain. Be a Kaskuser

NB: Free speech lead one to another. What will be next…not being skeptical, just wondering

September 4, 2006 Posted Under: Daily Life Crap, Internet, Music, People   Read More

Blogger.com dalam kemudahahn dan fleksibilitas

Apa yang membatasi kita untuk membuat sebuah weblog? Apakah itu kemampuan berkomunikasi secara tulisan? atau kualitas content? Kedua hal diatas itu bisa dikatakan relatif, dengan makin menjamurnya weblog di komunitas online dunia. Seseorang bisa dikatakan informatif, yang lain mengatakan kontroversial, ada juga yang romantis dan ada pula yang pesimis. Boleh dikatakan pembatasan content itu sudah tidak ada, semua punya caranya masing2 mendeskripsikan pandangan dan visinya (frankly or abstract). Tidak seperti koran atau majalah yang mempunyai standarisasi kualitas penulisan yang jelas, dibantu moderasi dari sang editor (kadang pemerintah jg ikutan).

Jadi apakah yang membatasi para calon blogger ini untuk menikmati blogosphere? Jawabannya adalah script, baik Java, HTML atau CSS. Banyak calon blogger yang malas buat nge-blog karna segala bahasa browser ini. Jadi ingat pertama kali nge-blog dulu, kebingungan sama yang namanya template itu. Ga pernah tau dimana meletakkan shoutbox atau bagaimana caranya meletakkan link. Terima kasih buat Lili yang pertama kali mengenalkan galaksi blogosphere ini. Dulu yang namanya blogthings belum sebanyak sekarang, tempat memburu templates cuma di blogskins.com. Sekarang sudah banyak sekali, terutama buat yang pakai service nya Blogger.com. Kebingungan akan HTML dan CSS akhirnya berkurang setelah beberapa lama, karna memaksa diri untuk mengutak-atik HTML. Jadilah sekarang ini bisa menambah-nambah sidebar sendiri, walau masih pakai template orang lain hehe kurang daya kreativitas nih.

Friendster.com adalah yang pertama kali mempermudah para blogger untuk membuat sebuah weblog. Di Friendster kita tidak perlu mengutak-atik HTML nya untuk merubah letak sidebar, main content atau footernya. Cukup dengan men-drag dan meletakkan sesuai keinginan kita di halaman preview-nya. Jadi bagi yang tidak mengerti atau tidak mau direpotkan dengan HTML, Friendster’s blog adalah layanan terbaik. Kelemahan Friendster adalah tidak adanya sarana untuk mengedit tampilan yang fleksibel, jadi HTML editor tetap diperlukan bagi seorang blogger yang pesolek.

Blogger.com mengerti dengan apa yang diinginkan oleh para user dan calon usernya. Kemudahan dan fleksibilitas adalah kuncinya. 2 hari yang lalu Blogger.com meluncurkan Blogger Beta yang bisa diintegrasi dalam Google Account. Jadi para user Gmail bisa log-in dalam Blogger dengan account Gmail-nya. Kebetulan gw punya account Gmail, jadi langsung aja nyobain layanan yang masih dalam develompent stage ini (klik disini..). Di Blogger versi BETA ini, menurut Blogger Buzz kita bisa:

  • Mengkategorikan postingan (misalnya: kategori teknologi, kategori umum, dsb..seperti Wordpress.com)
  • Bisa membatasi siapa saja yang membaca blog
  • Kemudahan pengaturan tampilan, bisa hanya dengan mouse (kalau mau HTML juga bisa)

Bagi yang tertarik dengan Blogger versi BETA ini, tapi belum punya account Gmail, silakan email ke gemawan.w@gmail.com..ntar gw invite. Semoga aja dengan ini semakin banyak para blogger yang memperkaya ruang pikiran di Blogosphere ini.

I have a dream that one day this blogosphere will rise up and live out the true meaning of its creed: ‘We hold these truths to be self-recognized, that all words are interpreted equal without bias. (quotation and edited from Martin Luther’s King speech)

August 16, 2006 Posted Under: Internet, Technology   Read More

Digg.com

According to the Business Week, Digg.com enter the #24 most popular websites in US. The website link the “diggers” to another stories which I say “have been moderated by society“. Unlike online newspaper who “very amusing” by write sometimes cencored by the editor. I found Digg.com is edited and also criticize by online community. This new booming websites more or less will be very attractive by bloggers. Not only that, the users also can make friend with the other “diggers”, which may have same perception or vision among each other.

Digg.com is the new revolution in social netwerk to share news and though. Not just, “how are you doin..?” online community. Friendster.com and MySpace.com are the among players, which seeing that making friends is the most important thought. In the other hand, the desires to have “thought to thought” friends never been able to be satisfied. Okay, you say Friendster.com has buletin board to share thoughts. hmmm…not quite right, if u say buletin board with title “20 questions about me” or “another 20 questions about me” are useful thought…man, you really have to get a job. According to aphophenia, Friendster is not about who you know, but how many…

I will love this new site, just like I love Google News hahaha hope they will put more features, like snippet banner or something.

The rest will be post sometimes else…..

August 15, 2006 Posted Under: Internet   Read More

Ganti layout….

Gw ngantuk banget skrg, udah jam 8 pagi en gw lom tidur sejak kemaren malamnya. Cuma mo melakukan pelepasa potig pertama di layout baru. Credit buat blogger templates, betul-betul luar biasa kreasi layout nya. Mulai sekarang kalo mo ganti layout, pasti gw nyari disana. Salut…saluutt!

Kenapa ganti layout? Karena Gerry The Grey kesannya seperti kuburan, jadi ada bagusnya juga ganti tampilan, walau masih didominasi warna hitam keliatan agak sedikit ada kehidupan hehe I’m still breathing here.

Yang bikin capek itu tukar2 HTML di sidebar nya. Walau gak terlalu sulit, cari tampilan yang cocok buat tarok dari profile, powered by sama RSS nya. Sekarang terpaksa tagboardnya gw hilangin dulu. Ga tau mau letak dimana…ga tau ahhh!! ngantukk!! Yang penting hutang posting seminggu terakhir sudah gw bayar, meski posting ga mutu macam ini.

June 10, 2006 Posted Under: Internet   Read More