Archive for the “Interesting Things” Category

A sandbox called US Presidential Election 2008

less than 48 hours, USA will face the most anticipated election in their political history. Not only for the American themselves, but also for the rest of the world (oh really?). But as near as it is to the D-Day, I started to raise a questions about the election itself:

Does it worth our attention?

US Presidential Election 2008 is supposedly not the world’s or Indonesia’s concern. It’s far more useful to keep an eye to Malaysian’s or at least Australian’s election, whom we involve more with. But the answer for some people might be simple: Barack Hussein Obama is just irresitible.

Barack Hussein Obama really is irresistible. I believe no less than 90% of people in Indonesia who follow the US Presidential Election 2008 will back up Obama in their pocket. And it is for various reasons, from he-was-a-kid-who-lived-in-Menteng until his background that likely to be more tolerance about others (this probably toward extremist, minorities or any others wish-so kinda thing).

I personally favor Barack Obama to win the election, because I like the steadiness of his temperament (oh boy, u need this if you wanna run for an election in the US…all those attack-ads) and the judicious quality of his decision-making. Instead of Hillary Clinton, Obama put Joe Biden as a running-mate to cover his lack of foreign policy experience…that’s what I call judicious. That’s what people wanna see from their future president.

But back to the main topic; does it worthy for us to back ANYONE (in this case try Obama) in the US election? The answer is more likely to be NO. And I do realize it long before it comes to this.

It’s true he is black (minority)

It’s true he spent some times in Indonesia.

It is also true that his heritage could be traced all around the globe (Kenya, Indonesia, Hawai, etc).

And he does act like an Average Joe (US term for middle-class citizen)

What’s not true?

It’s not true; he shares same values with the rest of the world

It’s not true; Indonesia may have advantage over his candidacy (no way)

And he is not a messiah or a prophet that will bring all the humankind to the Promised Land.

What am I thinking then? Honestly, I’ll give an illustration…

SandBox

The way I’m looking at US Presidential Election 2008 is like playing in Sandbox. I wanna build a castle right? But I’m bored with an ordinary castle. So I would like to see what happened if I put this in that and put that in this. … by the end of the day, my castle might only be a pile of dirty sands or a majestic castle. And still it doesn’t matter…only made of sands. Experimenting with new stuff and that is exactly what makes Obama special -just like his slogan- The Change We Need. They must be thinking real hard to come up with this slogan…salute to the campaign team. Psychological catchphrase.

US Presidential Election 2008 is not worth for us to be excited about, but we might learn a lesson or two. In the other hand, next year udah Pemilu and I have no slightest idea whatsoever about Indonesian political and leadership figure.Any clue?


November 4, 2008 Posted Under: Interesting Things, People   Read More

Penjahat bersenjatakan kelamin bertameng agama


Pemuka agama pemuka umat,

mungkin khotbah tiap hari kalo ga tiap jum’at,

orang bilang bagaikan juru selamat,

sayang pemuka umat demennya ma si upik anak pak Mamat.

———————————————————————————–

Pantun terkesan maksa diatas sedikit gambaran tentang orang yg dijadikan pedoman hidup, malah jadi biang kehancuran generasi muda. Si upik diatas kita anggap aja berumur sekitar 12 tahun. Itu seumuran dengan ade gw yg paling kecil.

12 tahunnn!!!!, sodara-sodara…bayangkan, jika ada orang berumur 40 – 50 tahun datang ke rumah sodara dan ingin melamar anak anda. Bayangkan orang itu adalah pemuka agama yang bisa ngasi pengajian di mesjid dekat rumah. Bayangkan jika orang itu adalah orang yang kita anggap baik, soleh dan panutan masyarakat. Dan bayangkan lagi jika sang pemuka agama itu juga sudah beristri. Kesimpulannya: seorang tokoh masyarakat datang ke rumah kita buat menikahi anak/adik/cucu kita yang berumur 12 tahun dan dijadikan istri ke-2. WTF!!

Pertanyaan: Apakah perkawinan antara sang bapak pemuka agama dan sang anak bisa terjadi?

Secara hukum tidak, karna tertulis jelas di pasal 7 (1) UU Perkawinan tahun 1974:

(1). Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun.

tapi bisa jadi saja malah dikabulkan karena pasal 7 (2) menyatakan

(2). Dalam hal penyimpangan terhadap ayat (1) pasal ini dapat meminta dispensasi kepada Pengadilan atau Pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria maupun pihak wanita.

Di kasus yang satu ini apapun bisa terjadi terutama kalo tidak ada hukum yang jelas tentang perlindungan terhadap anak, gw sendiri jg tidak bisa menemukan pasal apa dan bagaimana sang pemuka agama ini untuk ditindak (kalau ada tolong diletakkan beri komen sebagai revisi). What a shame.

In pscyhological term, sang pemuka agama bisa dikategorikan sebagai pedophilia. Pedophilia ini menurut Minddisorders.com dideskripsikan sebagai:

The focus of pedophilia is sexual activity with a child. Many courts interpret this reference to age to mean children under the age of 18. Most mental health professionals, however, confine the definition of pedophilia to sexual activity with prepubescent children, who are generally age 13 or younger. The term ephebophilia, derived from the Greek word for “youth,” is sometimes used to describe sexual interest in young people in the first stages of puberty.

Pedophilia ini, di negara Barat sana sangat diawasi dan siapa yang kedapatan sebagai seorang pedophilia maka selamanya mereka akan berada di dalam database pedophilia. Beberapa organisasi yang bergerak di bidang anti-pedophilia ini bahkan berhak memberikan informasi kepada lingkungan tempat tinggal sang pedo bahwa ada seorang pedo/mantan pedo yang tinggal di daerah mereka. Kadang ketika para pedo-pedo ini pindah rumah pun, data mereka tidak pernah hilang. That’s how serious a government to protect their children from any abusive “neighbour, janitor, teacher, etc”.

Meanwhile, di Indonesia kejadian seperti ini terjadi begitu saja. Sang pemuka agama dengan bangganya memakai agama sebagai tameng dan membandingkan dirinya dengan Nabi Besar Muhammad SAW. Bukan hanya itu pernikahan ini pun dilakukan secara siri, jadi perlindungan negara terhadap bentuk perkawinan ini akan sangat minim sekali. Sang anak yg berumur 12 tahun ini dinikahi, katanya akan dijadikan sebagai pipmpinan salah satu perusahaan. Great, si anak sudah dinikahi di bawah umur secara siri pula, nah sekarang masa depannya pun sudah ditentukan. What a fuckin joke!! Where are they:

  1. Where are the parents? Orang tuanya kok bisa menyetujui pernikahan aneh ini. Kalau ekonomi dijadikan alasan, kok bisa menggadaikan masa depan dan psikologis anak?
  2. Where are the law? Komisi Perlindungan Anak Indonesia harus cepat berdialog dengan pemuka agama edan ini. Jangan sampai sang anak berubah status menjadi seorang ibu, baru kemudian bertindak. Dan kalau ada pidananya, masukkan ke bui biar jadi contoh buat yang lain.
  3. Where are the scholar? MUI disaat seperti ini mungkin lebih baik mengenyampingkan fatwa larangan merokoknya dulu. Ada orang yg mempermalukan Islam seperti ini dan membandingkan tindakannya dengan tindakan Nabi Muhammad SAW itu sudah keterlaluan. Jaman udah beda, kesempatan setiap manusia sudah jauh terbuka dan perempuan tidak lagi cuma menjadi “pengikut” suami. Nabi Muhammad SAW menikahi Aisyah pasti atas dasar kemanusiaan dan sosial, sesuai dengan jamannya. MUI buka mulut donk.
  4. Where are “nurani dan akal sehat”? Ini ditujukan buat sang pemuka agama.

Sedikit pertanyaan……jika sampai (semoga saja tidak) sang pemuka agama melakukan hubungan seksual terhadap sang anak berumur 12 tahun itu, apakah beliau ini akan bisa dijerat dengan tindak pidana? Kalau tidak, we are damned!!

Sebagai pembanding di negara barat (terutama di US) ada istilah statutory rape, dimana melakukan hubungan seksual terhadap anak dibawah umur (walau suka sama suka) akan dikategorikan sebagai pemerkosaan dan itu jelas pidana.

Problem resolved……….kebetulan dalam beberapa jam setelah publish tulisan ini, permasalahannya diselesaikan oleh KomNas Anak. Good deed

October 28, 2008 Posted Under: Interesting Things   Read More

Dunia sudah gila

Ngantuk dan mo mampus, tapi ga mau bobo. Mo ngelantur ga mau cape (ngelantur jg pake tenaga bozz..). Daripada goblok, mendingan buka detik.com dengan berita-berita yang (dulunya) bermutu. Gimana ga “dulunya”, detik.com skrg lebih banyak diwarnai oleh berita-berita tolol dan ga penting. Terutama pas kasusnya Ryan. Bagi yg ga tau, Ryan itu serial-killer who happened to be gay. Lumayan jg sih Indo, udah ada serial-killer baru. :lol: . Nah berita Ryan ini saking meledaknya, detik.com mulai publish berita-berita ga penting dengan headline yg kadang tolol. Contoh headline: “Ryan tidak mau cuci baju sendiri”, atau “Ryan kagum dengan Habib Rizieq”…walahhh ini media harusnya mbok dibuat yg serius, bukannya jadi dolanan. Editornya harus digeplak nih.

But still, ada beberapa berita yang saking bego jadi malah lucu. Barusan ada 2 berita yang bikin gw ngakak abis:

1. Masi ingat Sumanto kanibal? Nah…skrg si “penikmat segala” :evil: ini sedang menjadi pengamat seni dan didaulat sebagai pembuka acara pameran lukisan. Seni dan ketidakwarasan kok sepertinya dipaksa sejalan? Baca cerita selengkapnya disini.

2. Seorang kakek 70 tahun bertindak tidak senonoh kepada seekor sapi betina. Sebagai penetralisir, sang kakek dan sang sapi dibuang ke tengah laut. Yg si kakek cuma dibuang bajunya aja, sedangkan si sapi ditenggelamkan ke laut. Ibarat pengadilan, ini malah sang korban yang dijatuhi hukuman. ….but….kok bisa sih ma sapi? trus si sapi kok bisa diem aja? Lihat fotonya disini.Meski gw kasihan ma sapinya, tetap aja ngakak ga keruan2 :lol: .

ehh…btw gw udah ngantuk lg dink…cabs dolo…zzzzz duniaa ueewwdannn…..

October 21, 2008 Posted Under: Daily Life Crap, Interesting Things, Internet   Read More

Sheldon Archer, a 72 years old British and he really IS an opportunist

Disclaimer: Article is contained with pure general opinion, which the author doesn’t f***** care if someone got the message.

I was up all night yesterday and the least thing I can do at 5 AM in the morning was online. So I went blog-walking and stop by at anotherfool and there was a big headline on his latest post, which I assume quite intense “Bandot Tua, Jakarta Post dan Indonesiaku Yang Malang”. I read and I was quite shocked with the article itself. I feel anger and somehow embarrassed.

I’ll make it short:

Heldon and Yuyun ArcherOn 29 April 2007, Jakarta Post – English Newspaper based in Jakarta – wrote about a British guy who married to a local girl at Probolinggo, Easy Java. Sheldon Archer, 72 years old and Yuyun 23 years old was married for 3 years and have a good life (according to them..). Duncan Graham, the contributor tried to open up a slice about what exactly makes Sheldon Archer left his life in London and come to Indonesia.

Thanks to Duncan Graham, he did a pretty good job, but unfortunately makes me furious to this old-hag, rather give a sympathy for his interest on Indonesia itself. Here some quote of the quotation from Jakarta Post:

For Yuyun is 23 and Sheldon is 72. To save you the job of scrabbling for the calculator, that’s almost half a century of difference. “I married a child,” said Sheldon. He said he hasn’t been wed before, but has had other partners. He also has a daughter in the U.S.; Yuyun has inherited a stepchild two years older than herself.

I am (Gerry) have nothing against grandpa married a young woman. To be frankly, they do like each other (i think..) and look quite happy and satified (i bet..). And there he goes:

Let’s face it; every middle-aged man has a fantasy of making it with a young girl — just ask Bill Clinton. Here in Indonesia fantasy can become fact.”

For a 72 years old man, talking shit like that, on the newspaper. I don’t get it. For a person who married a girl with east culture, apparently he doesn’t have any clue about the culture itself. First of all, he is not Bill Clinton and not a middle-aged man.

What makes me even angrier was when I read that this couple currently act like a Cupid. They run an online dating service and provide information about a local girl to Westerner over the internet who are looking for women to be married (i put it in a nice way here..). Check the site here @ www.an-asian-wife.com.

Okay before going any further with this, check out the description of the site. It stated:

Once we arrive in Probolinggo, my wife Yuyun will introduce you to drop-dead, gorgeous women from villages and small towns who just love Caucasions; don’t care much about your age or financial status and who will love you as a person, not as a meal ticket. Imagine walking down the street or through a store where all the women smile and wave at you, wanting to meet you. Would you like a wife who never complains, nags or refuses sex? One who devotes her life to making you happy?

Maybe this couple wasn’t took their time for a better URL for their site, www.slave-4-u.com might be better. I just can’t remember the term for a person who provide girls to a stranger, anybody wanna remind me?

I’ll take one of the girl as the example:

Ana Fauziah

Date of birth: Aug 11 1992
Height: 156cm
weight: 40 Kilos
Religion: Moslem
Occupation: Student
Status: Single no child
Language: Indonesian
Phone: Yes
Email: Yes, via a friend
Preferred age: 25 to 45

Qualities
Although I am very young
I would like a serious relationship
with a western man and
would like to marry in a couple of years
I love swimming and would like to travel

Looking for
A nice man from the west
who would like to spend all his
time with me

quite outrageous, I would say. Does her parents know about this? or regarding to her age, is it legal? or maybe the younger the better?

The BIGGEST QUESTION actually how low Indonesia have been sinking?

Yea..yea, this guy might be out of his mind or something. But what happened to a faithful married? to love? to common-sense at least..?

Or maybe now it’s all about “married a potential-big-pocket-Westerner-love-i-don’t-care” ?

For some reasons, the teenagers-girls-women on the list of Sheldon Archer’s list can’t be blamed. It’s all about opportunity. Indonesia, which 20 % of the population still lived under the poverty line, is forced to take any measurement to break the line any possible way. And the women from this community wouldn’t mind to marry as soon as possible. From this Sheldon case, we can see how some narrow-minded and uneducated women could end up to.

Maybe I am more embarrassed rather than angry, but I just can’t stand that Indonesian being treated like a commodity.

Related Link:

- The Article by Jakarta Post itself

- “Bandot Tua, Jakarta Post dan Indonesiaku Yang Malang” by Anotherfool

- “Sheldon and Yuyun Archer” by IndonesiaNow Blog

- “They’d call me a dirty old man” by Maverick

May 8, 2007 Posted Under: Interesting Things, Internet, People   Read More

AGLOCO, surfing internet dibayar dollar (totally not scam..)

Hari ini tanggal 1 April 2007, tapi artikel ini sama sekali bukan hoax dan bukan main-main. Bagi yang merasa tulisan ini kemungkinan menipu dan tidak bisa dipercaya, silahkan skip dan baca postingan gw yg lain. Ini murni cuma informasi yang gw rasa perlu untuk disebarluaskan.
agloco_gambar6.gifMemang sepertinya ga aneh lagi kalo ada advertisement yang menyatakan bahwa product mereka terbukti ampuh buat menjaring uang dan sebagai2 nya. Tapi sepanjang sepak terjang gw di jagad maya, hanya sebagian kecil yang betul2 bisa dipercaya. Kebanyakan malah hanya janji manis ga mutu, tapi pertanyaan yang paling tepat adalah “Bagaimana gw tahu kalau ini bukan scam/ tipuan/ pembodohan perilaku para pengguna internet?

Ada beberapa alasan:

1. Kalau soal cari mencari informasi dalam dunia internet, gw cukup kritis dan “rajin”. Sepanjang pengamatan gw blom ada satupun yang mengkonfirmasi bahwa AGLOCO adalah sebuah produk ecek2 dan ga bisa diandalkan.

2. Secara psikologis (mungkin tidak bisa diandalkan karna gw bukan seorang psikolog) bahwa adalah riskan bagi sebuah perusahaan untuk melakukan promosi secara besar-besaran dengan mengandalkan produk nihil. Dan AGLOCO adalah salah satu perusahaan yang melakukan promosi yg luar biasa (kalau ga mau dibilang berlebihan) untuk produk yang masih dalam tahap pre-launching. (baca ini)

3. AGLOCO ditukangi ma Ray Everett-Church (salah seorang di belakang anti-spam technolgy) sebagai development team member. Doesn’t it tell us something?

4. Bill Gates, mas tukang komputer dan Chad Hurley, tukang video YouTube sudah menyatakan pandangan mereka tentang AGLOCO. Klik disini atau disini.

Sekedar informasi gw klik sana sini selama 6-7 jam hanya untuk meyakinkan bahwa artikel ini layak buat gw tulis dan dibaca oleh orang lain.

Apakah itu AGLOCO?

AGLOCO adalah reinkarnasi dari AllAdvantage yang sampai pada tahun 2001 berhasil membayarkan sebesar 12o juta US Dollar pada para usernya. AGLOCO™ adalah network ekonomi berbasis internet yang pertama, yang memungkinkan kita untuk menikmati share dari internet. Iklan, merchant, dan bisnis lainnya saat ini membayar banyak pada suatu perusahaan yang dapat membawa orang-orang seperti kita untuk mengunjungi situs mereka serta melakukan transaksi. Dengan AGLOCO™, mereka akan membayar kita. AGLOCO™ juga sebagai komunitas global dari pengguna internet dimana member aktif akan dibayar untuk seluruh aktifitas onlinenya. Dengan download teknologi Viewbar yang cocok, member mendapat keuntungan yang banyak. AGLOCO™ juga membayar membernya untuk mereferensikan temannya pada komunitas ini, hingga 4 level.

gini aja biar simple, cara kerjanya menurut gw kemungkinan besar sama dengan Adsense-nya punya Google. Bedanya user bukan dibayar dari aktifitas klik iklan seperti punya Google, melainkan aktifitas keseluruhan di internet itu sendiri. Sebagai user dari AGLOCO kita cuma perlu download dan install Viewbar punya AGLOCO dan browsing internet, cuma itu. Dan yang juga penting adalah mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama yaitu untuk join di AGLOCO. Dan secara pribadi gw mengasumsikan sebenarnya AGLOCO menggunakan sistem pyramid.

Dibawah ini tampilan browser setelah ditambah dengan Viewbar yang akan muncul dibawah browser, entah Firefox, IE atau Opera.

Agloco Viewbar

Sekarang Viewbar milik AGLOCO masih dalam tahap pre-launching dan blom bisa didownload dan dikabarkan bahwa akan siap untuk digunakan antara tanggal 2 April – 16 April 2007. Gw tadinya ragu buat gabung karna gw pikir toh produknya blom ada (masih tahap pre-launching..), tapi setelah dipikir-pikir ada bagusnya jg, paling ga gw bisa meningkatkan network gw dan setelah waktunya nanti bisa sedikit lebih gampang.

Sedikit lebih realistis, kenapa gw gabung ke AGLOCO?

1. Gw ga bayar apa-apa dan ga bakal kehilangan apa-apa

2. Modal gw cuma mouse, komputer dan sebuah email yang aktif

3. Gw online hampir rata-rata 12 jam sehari, jadi kalo gw dibayar untuk itu, knapa ga?

4. Gw ga berencana menjadi AGLOCO sebagai mata pencaharian, jadi totally nothing to lose.

5. Web 2.0, user generated content, bahwa internet sudah memulai evolusinya menjadi lebih menganggap kita bukan lagi user tapi lebih sebagai contributor. Bisa jadi ini jawabannya, mungkin…

6. Uang gratis, walaupun byk yg skeptis, namanya tetap aja uang gratis…

Dan bagi yang ingin gabung:

==> Klik disini buat join ==> ikutin aja langkah2-nya buat daftar ==> dan selagi menunggu Viewbar dari AGLOCO, rekomendasikan kepada yg lain. “Too good to be true?” gw jg pikir begitu sejujurnya, tp liat aja nanti. Kalau ada yang kurang jelas, email ke gemawan_w@yahoo.co.id atau msn ke numb_lockz@hotmail.com.

Info penting lain tentang AGLOCO:

=> AGLOCO CompanyBlog

=> AGLOCO launched at November 2006

=> Komunitas AGLOCO Indonesia

=> Pertanyaan tentang AGLOCO (Bahasa Indonesia)

April 1, 2007 Posted Under: Blog, Interesting Things, Internet   Read More

200 predictions for 2020

Klik di link bawah:

200 predictions for 2020 by Wiki

Salah satunya adalah bahan bakar yang kian melambung, kayanya kita ga perlu tunggu sampai 2020 buat sampai di tahap itu.

NB: An interesting future huh?

March 25, 2007 Posted Under: Interesting Things, Technology   Read More

Better World, it’s a start

World is taking a new step toward better civilization. Since people know how to utilize fire as energy source or tools until the foundation of law to regulate people, people create everything possible, physical or philosophical.

What’s the good news today?

People might never tired to nuke one and another with word, threat and even firepower. At least, there are some guys who really care about what are they witnessing. I am talkin abut what have been hot today, Bill-Melinda Gates Foundation (along with Warren Buffet) and Muhammad Yunus’ concept (and application) of microcredit. These guys draw international attentions and inspire others because of their briliant idea. Especially to Muhammad Yunus’ idea (won Noble Prize of Peace) which inspire my father (he does development for gvernment) to do a same thing in my hometown – but it should be apply in different method coz of different culture, but same concept. The philantropist, who are they called and I call them the world-embracer. They do not just do revolutionary on charity, but they influence people around them how to be participated in their noble action.

This is how the world should be, don’t u think? For some reasons, people are still ignoring this. Adam Smith’s equilibrium is one of that reason. As long as revenue – expenditure = profit, there is nothing wrong with the world…is that really true? I believe Adam Smith had no bad intention, or else he never imagine his capitalism concept is becoming something he never planned before. Prosperity is the aim, but how prosperity could be reached when people have no access to capital, such as money, information, infrastructure etc.

How it’s gonna be when look at another viewpoint? How it’s gonna be when people realize that to pursue a happiness, not only from how many cars do u have? How it’s gonna be when bank give a loan much easier to the poor, not otherwise? How it’s gonna be when we were taught since we were kid, that our responsibility is also beyond our family?

I am proposing a way to think out of the box (or out of profit?)

February 20, 2007 Posted Under: Interesting Things, People   Read More

Iran memiliki penyembuh AIDS

Iran yang sedang memiliki masalah atas program nuklir mereka (dan dijatuhi sangsi PBB) kini menggebrak lagi dengan pernyataan dari Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Presiden Iran ini mengklaim bahwa mereka sudah memiliki penyembuh untuk penyakit mematikan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Truth atau hoax?

Pidato yang disesuaikan dengan hari Revolusi Iran ini, mengatakan bahwa obat untuk AIDS ini sedang dikembangkan dan diambil dari tanaman obat-obatan (herbal medicine). Obat ini dinamakan IMOD dan menurut Menteri Kesehatan Iran, obat ini efektif dan tidak memiliki efek samping (quote from Ynetnews.com*).

Haha..setelah mampu meneruskan program nuklir mereka tanpa bantuan dari PBB, Iran ternyata mampu melakukan sesuatu yang lebih fenomenal. Seberapa jauh sebenarnya kemampuan para peneliti di Iran? Amerika yang mati-matian menentang program nuklir di Iran, sebaiknya mulai pasang kuping tentang potensial Iran.

Kenapa?

AIDS itu penyakit mematikan yang memakan korban jutaan orang di dunia. Bukan penyakit TBC yang sudah ada obatnya meski juga sama-sama mematikan. AIDS ini tidak memiliki obat dan ini yang selalu ditakutkan manusia: penyakit yang tidak ada penyembuhnya. Kalo penyakit influenza ga ada penyembuhnya, mungkin juga jadi mematikan. Setelah sekian lama manusia bergelut dengan HIV dan AIDS, banyak obat yang mengklaim bisa menjadi obat AIDS. Dari obat China dan obat traditional, sehingga pengobatan yang tidak masuk akal sekalipun. Diantara obat “alternatif” itu, tidak satupun yang menembus pasaran dunia, kira-kira kenapa ya?

Dunia pengobatan tiba-tiba di-shock-an dengan penemuan Iran yang mengklaim bahwa obat AIDS yang dicari-cari selama bertahun-tahun ada di Iran. Dari sisi komersial sudah jelas sekali bahwa obat ini akan laku keras dan tidak perlu menggambar garis equilibrium untuk menentukan harga ( capitalist way of thinking ). Jutaan orang sedang menderita AIDS sekarang dan sebagian kecil dari mereka menerima perawatan (treatment) yang TIDAK menyembuhkan. Jika berita tentang IMOD ini benar, manusia akhirnya memecahkan salah satu kebuntuan dalam kelangsungan hidup mereka.

Selain dari potensial komersial, Iran akan memiliki political bargaining power. Mereka memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh negara lain dan negara lain sangat membutuhkan. Dari segi politis Iran bisa memiliki banyak keuntungan dengan negara-negara lain, termasuk negara penentang seperti Amerika, Inggris dan Prancis.

Jika berita tentang obat ini benar, apakah Iran mau berbagi dengan negara-negara lain?

February 6, 2007 Posted Under: Interesting Things   Read More

Adam Air Side Story: Tanggung jawab itu dilempar-lempar.

Hari berlalu seperti biasa dan ga ada istimewa-istimewanya dan kebetulan lagi senggang gw buka Wikipedia Current Events, berita dunia online [better than any other online news, especially in general]. Berita disini bisa macam-macam, dari perang, pergantian pemimpin, bencana, penemuan, dll. Tapi hari ini tumben-tumbennya ada Indonesia yang dibahas di tanggal 27 January 2007. Judulnya begini:

Adam Air Plane

logo.gif

bfa7.jpg

“An argument has erupted between Adam Air and the Indonesian government over who bears the cost of recovering the black box of the crashed plane Adam Air Flight 57″

Sumbernya ternyata diambil dari Monstersandcritics.com [versi lengkap berita dapat dilihat di-sini. Intinya pemerintah Indonesia dan pihakAdam Air masih belum bisa mengangkat kotak hitam di dasar laut yang sudah teridentifikasi keberadaannya, karna kedua pihak sama-sama tidak memiliki dana dan mengharapkan pihak yang satu lagi untuk menanggung biaya operational cost untuk mengangkat kotak hitam tsb.

Aneh memang…disaat keluarga korban dan Indonesia sedang berduka atas kecelakaan pesawat Adam Air dan sedikit banyak berharap penjelasan atas penyebabnya, kok bisa-bisanya Adam Air dan (terutama) pemerintah berdebat atas masalah dana. Kadang gw bingung ngeliat Indonesia ini, sensitivitas yang kurang dan otak juga ga dipake? Masalah dana memang klasik, tapi rasanya ga perlu digembar-gemborkan kalo si ini ga punya duit ato si anu kekurangan dana. Rasanya pembahasan internal lebih tepat dan sedikit melegakan masyarakat skrg yg sudah krisis kepercayaan. Ini sekarang kesannya seperti Adam Air merasa cukup dengan membayar 500 juta kepada masing-masing keluarga korban sehingga “sekarang giliran loe, pemerintah..!!duit gw dah banyak kepake nih..”. Sedangkan pemerintah Indonesia seharusnya bertindak lebih dewasa, perbanyak aksi daripada konferensi pers yang ga berguna.

Seharusnya kita malu dengan negara-negara yang sudah mencoba membantu, USS Mary Sears milik Amerika terutama yang sudah menemukan lokasi kotak hitam yang ada di dasar laut. Incapability dan under-developed technology Indonesia seharusnya didukung oleh attitude yang positif, respon cepat dan bertanggung jawab.

With all the respect. the writing is not to criticize but to show how ironic it might seen.

January 29, 2007 Posted Under: Interesting Things   Read More

Incubus and Succubus

When we heard about Incubus, we might picture an famous alternative rock band with “Driven” and “Wish You Were Here”. How about Succubus? Apparently it is a gothic metal goth-metal band, originally from Switzerland. I actually never heard about Succubus, goth-metal just too damn dark for me.

SuccubusBut do anyone know that Incubus and Succubus are actually demons? Incubus (plural: incubi) is a male demon who create a human form to have sexual intercourse with women (especially while the victims are asleep…demon also do rape huh?) and suck the energy out of his preyto sustain himself. Succubus (plural: succubi) is the female version of this demon According to occult lore, these demons (Incubus and Succubus) are difficult to be taken care off.
Ludovico Sinistrari, a 17th century Franciscan friar, author of ‘Demoniality‘, wrote:

“Incubi do not obey the exorcists, have no dread of exorcisms, show no reverence for holy things, at the approach of which they are not in the least overawed … Sometimes they even laugh at exorcisms, strike at the exorcists themselves, and rend the sacred vestments.”

IncubusI never really believe in such things like demon, evil or holy things. After 2nd Millenium, especially after the law and bills of sexual assault, I’m not sure that anyone would blame Incubus for sexual assault like in Western Medieval era. Ironically, if Incubus really exist, they must be had multiply themselves into several form these days haha if u know what i mean.

Inside stuff: In Europe, Succubus statue is placed in front a estabishment to give notice to a brothel. Succubus also multiply themselves?

November 17, 2006 Posted Under: Interesting Things   Read More